Jumat, 03 November 2017

Jatuh


Oleh: Nin Wahyuni
Image result for gambar pelari

Jatuh? Setiap orang pasti pernah mengalami jatuh. Mengalami kesakitan yang luar biasa. Mengalami pupus harapan. Juga, mengalami depresi dan stress—tersebab jatuh. Ada luka yang menganga begitu dalam. Ada darah yang tak memancar keluar—lebam membungkus luka.
Terkadang itu semua yang menjadikan diri lebih kuat dari sebelumnya. Lebih tangguh dari sebelumnya. Dan, belajar arti kerelaan. Disaat itulah, kita mengakrabi jatuh untuk bangkit. Move up menjadi pribadi tegar dan tahan banting—dengan kembali pada pemilik hati—Allah.
Saat jatuh…be strong!
Saat jatuh…marathon! Marathon dengan target-target mimpi yang harus dicapai. Buktikan, bahwa jatuh tak akan membuatmu lumpuh, tapi semakin kuat berlari pada-Nya—yang mungkin selama ini terlalaikan. Nikmati gejolak rasa yang mengaduk-aduk ingatan lalu, yang menyesakkan, yang menguraikan lagi air mata. Tapi ingat, jangan hilangkan rasa syukur pada-Nya. Dia tahu kita mampu lewati. Dia hanya menguji sebesar apa rasa ikhlas menjalani takdir-Nya.
Jangan menyerah…hadapi…lawan…syukuri…
Kita tidak pernah sendiri, selama kita punya Allah. Dia yang akan menyembuhkan luka setelah dianggap cukup segala coba-Nya. Jangan pernah abaikan orang-orang yang menyayangi kita, hanya karena orang yang telah membuat kita jatuh dan sakit.
Mencobalah untuk bangkit dari sakit, lelehan air mata, benci, dendam, dan apapun tentang luka.
Jadilah kuat, dan selamat berjuang dari “jatuh”.

***Bantul, 3 November 2017***




Tidak ada komentar:

Posting Komentar